zoharmusic.com

zoharmusic.com – Kabupaten Intan Jaya di Papua Tengah telah menjadi saksi dari tindakan destruktif yang terjadi baru-baru ini. Organisasi Papua Merdeka (OPM) telah dilaporkan sebagai pihak yang bertanggung jawab atas pembakaran fasilitas pendidikan dan penembakan fatal terhadap seorang warga sipil. Berikut adalah susunan formal dari peristiwa yang telah terjadi:

Laporan Insiden

  • Serangan terhadap Infrastruktur Pendidikan:
    Sebuah bangunan Sekolah Dasar Inpres di Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, menjadi korban pembakaran oleh anggota OPM pada pukul 08.00 WIT. Kejadian ini berlangsung sehari setelah penembakan seorang warga sipil.
  • Korban Penembakan:
    Serangan tersebut terjadi berdekatan dengan lokasi di mana Alexsander Parapak, seorang pemuda 20 tahun asal Toraja, ditembak mati pada tanggal 30 April.

Pernyataan dari Aparat Keamanan

  • Komentar dari Kasatgas Humas:
    Bapak Bayu Suseno, Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2024, telah mengonfirmasi bahwa kegiatan pembakaran dan penyerangan Mapolsek Homeyo dilakukan oleh unsur OPM di wilayah Homeyo.
  • Detail Pelaku yang Terlibat:
    Laporan dari masyarakat lokal menunjukkan bahwa aksi tersebut dilaksanakan oleh grup Kodap VIII Kemabu di bawah kepemimpinan Undius Kogoya dan Aibon Kogoya.

Seruan untuk Kolaborasi Masyarakat

  • Kondisi Terkini Bangunan Sekolah:
    Informasi mengenai status terkini dari bangunan SD Inpres Pogapa pasca aksi pembakaran belum tersedia.
  • Dorongan untuk Dukungan Masyarakat:
    Aparat keamanan mengajak masyarakat agar berkontribusi aktif dalam usaha menjaga keamanan dan ketertiban umum di tengah kondisi yang belum stabil.

Kejadian ini menegaskan tantangan keamanan yang dihadapi di Intan Jaya dan memerlukan respons yang koordinatif dari semua sektor masyarakat. Dengan mengidentifikasi dan menanggapi faktor-faktor penyebab ketidakstabilan, diharapkan pemulihan keamanan dan ketertiban di wilayah dapat segera terwujud.